TUV Rheinland
Integration-Management-System-Internal-Audit

Pelatihan Integration Management System & Internal Audit

Pelatihan Integration Management System & Internal Audit

 

 

Sudah seharusnya pemilik dan manajemen suatu perusahaan harus merancang supaya sebuah proses produksi terjaga kualitas terbaiknya dari awal hingga akhir. Kualitas yang baik harus diupayakan di seluruh organisasi perusahaan. Dengan demikian maka kualitas harus didisain supaya sesuai dengan standard kualitas pelanggan dan standard kualitas produsen. Proses manajemen kualitas dalam seluruh bagian organisasi perusahaan telah berkembang menjadi apa yang disebut QMS atau Quality Management System. Sedangkan Sistem Manajemen Lingkungan (EMS) adalah alat untuk mengelola dampak dari kegiatan organisasi di lingkungan. Memberikan suatu pendekatan terstruktur untuk perencanaan dan pelaksanaan langkah-langkah perlindungan lingkungan. Sebuah EMS memonitor kinerja lingkungan, mirip dengan cara sistem pengelolaan keuangan yang memonitor pengeluaran dan pendapatan dan memungkinkan pemeriksaan reguler dari kinerja keuangan perusahaan. Hal lain yang menjadi komponen penting yaitu OHSAS dimana Target dan tujuan dari manajemen sistem kesehatan dan keselamatan kerja ini adalah untuk menciptakan kesehatan dan keselamatan kerja dalam tempat kerja di semua bagain yang terkait didalamnya sehingga dapat dicegah dan dikurangi timbulnya kecelakaan dan penyakit yang menyebabkan dan mepengaruhi kerja serta penciptaan lingkungan kerja yang aman dan nyaman, efisien dan produktif dalam bekerja.

Bagi sebuah perusahaan yang ingin mengintegrasikan QMS (Quality Management System), EMS (Environment Management System) dan OHSAS (Occupational Health & Safety Assessment Series), sering timbul pertanyaan bagaimana caranya menuliskan dokumen yang diperlukan untuk ketiga sistem tersebut secara efisien? Kalau kita mencermati lebih rinci masing-masing persyaratan, kita akan menemukan persyaratan yang sama dari segi judul, namun sangat berbeda dalam hal konteksnya. Hal ini membuat kita dituntut untuk mampu mencari keterkaitan dari persyaratan-persyaratan tersebut dengan membuat matrik korespondensi dari ketiga sistem tsb. Seringkali kita juga bertanya-tanya, bagaimana persyaratan-persyaratan tersebut dapat digabung menjadi satu atau tetap berdiri sendiri-sendiri? Penggabungan atau pengintegrasian ini dilakukan mulai dari dokumen level I, level II, atau level III?

Pada pelatihan ini instructor kami akan memberi gambaran kepada para peserta tentang bagaimana cara mengintegrasikan, mendokumentasikan serta mengimplementasikan dan dapat dilakukan audit secara integrasi antara Sistem Manajemen Mutu/QMS (ISO 9001:2008), Sistem Manajemen Lingkungan/EMS (ISO 14001:2004) dan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (OHSAS 18001:2007).

TUJUAN

  1. Para peserta pelatihan ini diharapkan mampu memahami Persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015
  2. Para peserta pelatihan ini diharapkan mampu memahami Persyaratan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2004
  3. Para peserta pelatihan ini diharapkan mampu memahami Persyaratan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja OHSAS 18001:2007.
  4. Para peserta pelatihan ini diharapkan memahami prinsip-prinsip dasar pembentukan sistem manajemen terintegrasi.
  5. Para peserta pelatihan diharapkan mampu memahami kesamaan persyaratan yang ada dalam Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008, Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2004, serta Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja OHSAS 18001:2007.
  6. Para peserta pelatihan ini diharapkan mampu memahami langkah pembentukan dan penerapan sistem manajemen terintegrasi dengan pengenalan metode PASS 99
  7. Para peserta pelatihan ini diharapkan mampu membuat dokumen Manual, Prosedur, Instruksi Kerja secara terintegrasi
  8. Para peserta pelatihan diharapkan mampu melakukan audit internal secara integrasi

MATERI

Hari Pertama : Fokus pada Pemahaman Klousul-klousul yang dipersyaratkan pada ISO 9001:2008, ISO 14001:2004 dan OHSAS 18001:2007

  1. Pendahuluan (Pengenalan ISO, OHSAS dan Sejarah Perkembangan Sistem Manajemen)
  2. Konsep Sistem Manajemen Integrasi menggunakan Matrik Korespondensi dan Pendekatan dg PAS 99:2012
  3. Pemahaman Persyaratan Sistem Manajemen Integrasi/Terpadu berdasarkan Klousul-klousul yang dipersyaratkan pada ISO 9001:2015, ISO 14001:2004 dan OHSAS 18001:2007

Hari Kedua : Fokus pada cara pendokumentasian

  1. Konsep dan Definisi Dokumentasi
  2. Pembuatan dokumentasi Sistem Manajemen Integrasi
  3. Definisi dari Proses
  4. Teknik Pembuatan Manual MK3L
  5. Teknik Pembuatan Prosedur
  6. Teknik Pembuatan Instruksi Kerja
  7. Konsep Pengendalian Dokumen (Penerbitan, Perubahan, & Peninjauan ulang)
  8. Teknik Pembuatan Formulir Kerja dan Konsep pengendalian Catatan/Rekaman Kerja

Hari Ketiga : Fokus pada Pengetahuan Dasar Audit Internal Integrasi berdasarkan SNI ISO 19011:2012

Manfaat Pelatihan pada hari Ketiga :

  1. Peserta pelatihan mampu memahami serta menguasai persyaratan Audit berdasakan SNI ISO 19011:2012
  2. Peserta pelatihan diharapkan mampu memahami serta mengetahui alasan kenapa perlu dilaksanakan Audit Internal
  3. Peserta pelatihan diharapkan mampu menguasai trik dan cara melaksanakan Audit Internal yang efektif
  4. Peserta pelatihan diharapkan mampu mendapatkan pemahaman dan pengetahuan terkait dengan kompetensi apa saja yang harus dimiliki oleh seorang auditor internal dan bagaimana menjadi auditee yang baik pada saat audit.
  5. Peserta pelatihan diharapkan mampu mengevaluasi dan menganalisa serta mampu memberikan tindakan perbaikan terkait dengan hasil temuan audit internal
  6. Peserta pelatihan diharapkan mampu bersama manajemen mampu mempersiapkan diri untuk menghadapi eksternal audit dari badan sertifikasi

Secara garis besar Materi Pelatihan hari Ketiga sbb :

  1. Review Sistem Manajemen Integrasi
  2. Apa yang dimaksud dengan Audit Internal dan kenapa perlu Audit Internal ?
  3. Kapan Audit Internal diadakan?
  4. Siapa yang harus melakukan Audit Internal dan apa kompetensi yang dibutuhkan?
  5. Persiapan dan pelaksanaan Audit Internal?
  6. Bagaimana cara melakukan Audit Internal?
  7. Apa saja yang dicatat dalam Audit Internal?
  8. Analisa penyimpangan dan penetapan tindakan koreksi / pencegahan / improvement
  9. Pelaksanaan tindakan koreksi / pencegahan / improvement dan pengendaliannya

PEMATERI / INSTRUKTUR DAN METODE PELAKSANAAN

Tim Pemateri / Instruktur atau Narasumber yang kami ikut libatkan terdiri dari para Akademisi, Praktisi, Consultant  yang berkompeten dibidangnya dengan Metode Presentasi, Diskusi, Bedah Kasus dan Simulasi

WAKTU DAN TEMPAT

Opsi Tanggal

  • 19 – 21 Maret 2018
  • 26 – 28 April 2018
  • 21 – 23 Mei 2018
  • 07 – 09 Juni 2018

Opsi Tempat

  • Hotel MM UGM Yogyakarta
  • Hotel LPP Garden Yogyakarta
  • Hotel LPP Convention
  • Fame Hotel Batam
  • Ibis Kuta Bali

BIAYA KEGIATAN

  • Regular Training
    Rp. 6.000.000,- /peserta * Non Residential
    Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta
    Fasilitas Lunch & Coffe Break,Dokumentasi, Hardcopy /Softcopy materi dan Training Kit.

 

  • In House Training
    Paket A : Rp. 4.500.000,- /peserta * Non Residential jika kuota peserta 10-15 orang
    Paket BRp. 4.000.000,- /peserta * Non Residential jika kuota peserta 16-20 orang
    Paket CRp. 3.500.000,- /peserta * Non Residential jika kuota peserta lebih dari 21 orang

 

Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta,biaya transportasi,akomodasi, instruktur, staff dokumentasi, coffe break dan konsumsi selama kegiatan berlangsung.

Fasilitas Dokumentasi, Hardcopy /Softcopy materi dan Training Kit.

 

jenis training

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Dapatkan informasi secara langsung !!! Dengan menghubungi Telphone kami : 0817-9404-053 atau Pin BB : 32A335E9